Dogiyai | Papua | Indonesia | History
Setelah hampir empat tahun menjadi polemik, pembentukan Kabupaten Dogiyai—selama ini menjadi bagian dari Kabupaten Nabire di Papua—memasuki babak akhir. Pada 1 Maret 2007 Panitia Ad Hoc I DPR menyatakan, pemekaran Kabupaten Nabire layak dilanjutkan. Rancangan undang-undang pembentukan Kabupaten Dogiyai pun kemudian direkomendasikan untuk dibahas.
Kabupaten Dogiyai akan dibentuk dari tujuh distrik (setingkat kecamatan), yaitu Distrik Ikrar, Kamu, Kamu Selatan, Mapia, Mapia Barat, Sukikai, dan Siriwo (bukan lima distrik sebagaimana dinyatakan dalam Rancangan Undang-Undang atau RUU Pembentukan Kabupaten Dogiyai).
Luas tujuh distrik itu berdasarkan data Kabupaten Nabire dalam Angka 2006 adalah 2.627,01 kilometer (km) persegi (RUU Pembentukan Kabupaten Dogiyai menyatakan 4.237,4 km>sup<2>res<>res<). Luas awal Nabire selaku kabupaten induk adalah 13.397,59 km>sup<2>res<>res<.
Meski luas ketujuh distrik itu hanya seperlima luas kabupaten induknya, diperkirakan 68.712 jiwa (lebih dari 41 persen) penduduk Kabupaten Nabire nantinya menjadi penduduk kabupaten baru tersebut.
Ketujuh distrik yang padat penduduk itu mewakili potret perkampungan di pegunungan tengah Papua. Sekitar 83 persen wilayah Distrik Ikrar, Kamu, Kamu Selatan, Mapia, Mapia Barat, Sukikai, dan Siriwo berupa perbukitan dan pegunungan. Kepadatan penduduk mencapai 26,1 jiwa per kilometer persegi, lebih tinggi dari kepadatan rata-rata penduduk Kabupaten Nabire yang 12,2 jiwa per km>sup<2>res<>res<.
Kelima distrik itu juga memiliki penduduk yang lebih homogen. Sekitar 80 persen dari 68.712 jiwa itu adalah Suku Mee. Ini berbeda dengan kondisi di kawasan perkotaan dan pesisir Kabupaten Nabire, yang penduduknya cenderung heterogen. Dengan topografi yang didominasi perbukitan dan pegunungan, pembangunan dan pelayanan publik bisa dikatakan tertinggal.
"Masalah terbesar ketujuh distrik itu adalah letak geografisnya yang jauh di pedalaman. Banyak potensi yang belum tergarap karena pemerintah daerah cenderung berkonsentrasi membangun daerah pesisir Nabire yang ibarat halaman depan rumah kami. Tetapi, rakyat di tujuh distrik juga membutuhkan pelayanan publik dan kesejahteraan. Itulah kenapa berkembang tuntutan pemekaran ketujuh distrik pedalaman Nabire menjadi kabupaten (sendiri)," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nabire Penius Pigai.
Minggu, 29 Juni 2008
Rabu, 25 Juni 2008
Dogiyai | Papua | Indonesia | History
Dogiyai |Papua | Indonesia | History
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Kabupaten Dogiyai adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2008, bersama-sama dengan pembentukan 5 kabupaten lainnya di Papua. Peresmiannya dilakukan oleh Mendagri Mardiyanto pada tanggal 20 Juni 2008 di Nabire.[1]
Wilayah kabupaten ini dulu tercakup dalam Kabupaten Nabire
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Kabupaten Dogiyai adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2008, bersama-sama dengan pembentukan 5 kabupaten lainnya di Papua. Peresmiannya dilakukan oleh Mendagri Mardiyanto pada tanggal 20 Juni 2008 di Nabire.[1]
Wilayah kabupaten ini dulu tercakup dalam Kabupaten Nabire
Kamis, 19 Juni 2008
Dogiyai | Papua | Indonesia
Dogiyai | Papua | Indonesia
Dear blogger,....
Setelah hasil musyawarah dan mufakat dipilihlah penanggung jawab dari pariwisata11 ini untuk meriset dan mengembangkan domain2 yang ada ini dogiyai untuk mensukseskan program pariwisata Indonesia pada umumnya baik secara nasional maupun International serta mengangkat potensi wilayah tersebut agar lebih maju dan dikenal diseluruh dunia, karena banyak potensi2 yang saat ini belum tergali dan terekspose secara luas baik secara media maupun dunia maya sekalipun . Maka disinilah kami mengajak kepada para blogger untuk berpartisipasi mengangkat dogiyai untuk dapat eksistensi secara nasional maupun International
Dear blogger,....
Setelah hasil musyawarah dan mufakat dipilihlah penanggung jawab dari pariwisata11 ini untuk meriset dan mengembangkan domain2 yang ada ini dogiyai untuk mensukseskan program pariwisata Indonesia pada umumnya baik secara nasional maupun International serta mengangkat potensi wilayah tersebut agar lebih maju dan dikenal diseluruh dunia, karena banyak potensi2 yang saat ini belum tergali dan terekspose secara luas baik secara media maupun dunia maya sekalipun . Maka disinilah kami mengajak kepada para blogger untuk berpartisipasi mengangkat dogiyai untuk dapat eksistensi secara nasional maupun International
Langganan:
Postingan (Atom)